Perkenalkan, Manny Pacquiao Petinju Legendaris Dunia, Calon Presiden Filipina

  • Bagikan
Manny Pacquiao, Petinju
Manny Pacquiao, Petinju & Capres Filipina

Bagi yang suka sekali dengan olahraga tinju, tentunya tidak asing lagi sama yang satu ini. Manny Pacquiao, petinju legendaris dunia. Pria 42 tahun tersebut kabarnya akan maju sebagai calon presiden Filipina tahun depan, karena ia telah mendapat dukungan dan telah diusung-usung oleh sekutu-sekutu dalam dunia politiknya ketika sidang umum faksi partai PDP-Laban (partai politik yang sedang berkuasa).

Baca juga: Inilah Orang Tekaya ke-3 Dunia, Elon Musk!

Ia kerap kali mengkritik koruptor yang berada dalam pemerintahan Filipina. Terbaru, ia mengklaim bahwa menemukan kasus korupsi bansos pandemic Covid-19 senilai 10 miliar Peso (setara Rp2,8 triliun), yang seharusnya dibagikan kepada keluarga miskin di masa pandemi. Selain itu, ia juga pernah menyinggung hubungan antara presiden Filipina, Rodrigo Duterte dengan China.

Sementara itu, di sisi lain faksi saingan akan mengangkat pembantu Duterte, Senator Christopher “Bong” Go, sebagai calon presiden dan Rodrigo Duterte sebagai wakilnya. Mereka akan menjadi lawan berat Pacquiao, petinju legendaris dalam pemilu karena sebagai petahana.

Majunya Rodrigo Duterte sebagai calon wakil presiden Filipina mendapat kritik para pengamat politik di sana. Pasalnya, mereka yakin bahwa hal itu adalah salah satu taktik agar Duterte tetap bisa berkuasa. Mengingat ia sendiri tidak akan bisa berkuasa sebab tidak bisa mencalonkan diri sebagai presiden dalam masa jabatan enam tahun kedua.

Meski dari segi popularitas Pacquiao berada satu tingkat di bawah putri Duterte, Sara Duterte-Carpio, menurut para analis, Pacquiao menjadi ancaman tersendiri bagi Duterte pada perhelatan pemilu 2022 nanti, karena ia dapat membagi suara di pulau selatan dimana keduanya berasal. Dan dapat membuka pintu bagi tokoh-tokoh oposisi disana.

Keduanya pun memanas. Duterte sendiri menganggap bahwa Pacquiao merasa sok tahu tentang kasus korupsi bansos Covid-19 yang telah ia temukan. Menurutnya, itu merupakan salah satu pencitraan yang ia lakukan menjelang pemilihan. Lalu ia meminta Pacquiao untuk menunjukkan kantor yang telah ia yakini telah melakukan korupsi tersebut.

Dalam salah satu postingan di Instagram-nya, ia mengatakan, “Aku adalah seorang petarung dan akan selalu menjadi petarung. Sepanjang hidup saya, saya tidak pernah mundur dari pertarungan apapun.” Ia melanjutkan, “Tidak ada yang tidak mungkin.”

Selama 26 tahun berkarir dalam dunia tinju, dunia mengenal Manny Pacquiao, petinju terhebat sepanjang masa. Dia menjadi satu-satunya petinju yang memegang gelar juara di delapan kelas yang berbeda, yang menjadikannya sebagai satu-satunya petinju asal Filipina dan Asia yang menjuarai juara dunia. Dengan 16 menang, 8 kalah dan 2 seri (8 menang KO)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *