Kaya Mah Bebas! Inilah Alasan Orang Ingin Kaya

  • Bagikan
ALASAN INGIN KAYA-SANTRIZ.COM
ALASAN INGIN KAYA-SANTRIZ.COM

Siapa yang tidak suka menjadi kaya? Pasti semua suka kan? Bahkan di sana, banyak orang berlomba-lomba untuk menjadi kaya. Kekayaan bisa didapat dari kerja keras, membangun usaha dan tentunya ada doa yang dipanjatkan. Pernahkah Anda memikirkan alasan mengapa orang ingin kaya? Inilah alasannya.

Ingin lebih bahagia

Alasan pertama untuk menjadi manusia mutlak adalah ingin bahagia. Kebahagiaan di sini bisa berupa kekayaan, masyarakat dan status. Jika seseorang mengetahui bahwa seseorang itu kaya, maka lingkungan di sekitarnya secara naluriah akan menganggap dirinya terhormat. Selain itu, puas dengan kebebasan finansial adalah alasan paling menonjol untuk ingin menjadi kaya.

Ingin membantu orang lain

Setiap orang harus memiliki sisi yang mulia. Ingin berguna bagi orang lain adalah alasan paling tulus bagi setiap orang. Kesuksesan finansial dapat mempromosikan orang lain dengan status finansial yang buruk. Seseorang yang membantu orang lain secara finansial, maka orang tersebut akan merasa bahwa dirinya sangat berharga dan dapat membangkitkan kepuasan batin.

Ingin menjadi lebih baik dari yang lain

Di sisi lain, ada lembah yang disukai oleh iblis yang ingin lebih kuat dari yang lain. Ini adalah karakteristik alami setiap orang. Menaklukkan atau ditaklukkan oleh rasa sudah menjadi hukum alam makhluk hidup yang berjalan di muka bumi ini. Inilah yang memotivasi orang mengapa mereka harus lebih kuat dari yang lain.

Ingin bebas apa yang ingin mereka lakukan

Ingin hidup bebas adalah masalah terpenting dalam hidup. Sekarang dengan memperoleh kekayaan finansial, kita dapat melakukan apa yang kita inginkan dengan lebih bebas. Jika Anda pergi berlibur, bersosialisasi, memasak, dll, Anda tidak perlu khawatir dengan keadaan keuangan Anda.

Baca juga: Biografi Doni Salmanan, dari Tukang Parkir hingga Menjadi ‘Sultan’ yang disultankan

Alasan mengapa orang ingin kaya di atasnya cukup masuk akal. Untuk alasan ini, itu masih manusia. Yang terpenting, Anda harus bisa membatasinya dengan batasan moral. Dengan cara ini, tidak akan jatuh terlalu dalam dan melahirkan sifat sombong yang tidak menyenangkan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *